Rabu, 06 Januari 2010



KARTU KREDIT APA KARTU SETAN !!

Kalau menyimpan uang di bank, itu sudah biasa. Anak kecil saja bisa. Yang dipertanyakan adalah kemana uang itu. Apa hanya disimpan di brankas bank, ditaruh digudang sampai digerogoti tikus. Apa disetor ke pemerintah ?? Karena bank itu, selain menerima simpanan atau bahasa kerennya funding, juga melayani kredit (mengucurkan dana ke pihak lain). Bisa kepada anda, atau perusahaan bahkan pemerintahpun bisa, misalnya untuk membiaya proyek-proyek besar.
Pelayanan kredit bank, inilah yang ingin saya informasikan buat anda semua. Banyak sekali jenis-jenis kredit yang dikucurkan oleh bank. Baik bank nasional seperti, Mandiri, BCA, BRI, BNI, Niaga maupun bank internasional, HSBC, Standard Chartered Bank (SCB), CITIBANK, RBS (The Royal Bank Of Scotland) dulunya ABN AMRO.

Kali ini, saya ingin berbagi informasi tentang kredit yang menjamur. Khususnya didaerah perkotaan. Taukah apa yang hendak dibahas ..?? Gimana kalau tentang kartu kredit terlebih dahulu. Wow...semangat dunks...!!! Atau anda sekarang sudah memilikinya ??
Oke...Kartu Kredit itu sama dengan pinjaman bank lainnya. Tetapi kali ini bank membidik konsumen untuk konsumtif. Hati-hati yaa, dengan strategi bank ini. Buat para kaum hawa yang suka belanja pasti suka. Tinggal kaum adam yang pusing membayarnya ..ha.ha..ha..Tetapi tenang semua bisa disiasati. Jangan sampai kita dibodohi oleh bank, ada cara lain untuk mensiasatinya.

Kenapa market kredit ini untuk wilayah perkotaan, karena mayoritas penduduk kota konsumtif(suka belanja), jadi market ini sangat cocok menurut bank. Tidak salah dong kalau bank mengambil peluang pasar yang menjanjikan ini. Bisnis gitu lhooo...Sama dengan kita, kalau mau bisnis ya harus untung, tidak malah buntung.
dilanjut...Manfaat kartu ini menurut versi bank untuk :
  • Belanja di mall,
  • Bayar tagihan-tagihan (listrik, hp pasca bayar, telpon rumah, asuransi dll)
  • Makan-makan direstoran-restoran mewah
  • Tidur di hotel
dan masih banyak lagi. Maksudnya bank sebenarnya adalah untuk mempermudah orang untuk membelanjakan uangnya. Tidak perlu bawa uang cash kemana-mana. Cukup bawa uang secukupnya dan kartu kredit. Banyak urusan bisa terselesaikan. Tetapi pada realitanya, kartu ini tidak berada ditangan yang tepat. Kenapa begitu ??

Untuk memiliki kartu kredit, seseorang seharusnya memiliki income (penghasilan) yang cukup menurut bank. Karena kartu ini memiliki limit (batasan) kredit yang sesuai dengan income pemegang kartu. Kalau incomenya tidak lebih besar dari pengelurannya, berarti kan besar pasak dari padang. Ambruk dunks...haaha...so pasti lah...

Yang benar adalah kalau kartu itu dipakai, dan tagihan keluar pada bulan berikutnya haruslah langsung dibayar lunas. seperti halnya membayar tagihan listrik. Tetapi untuk pemegang kartu, oleh bank diberi keringanan untuk membayar namanya minimum payment / 10% dari total tagihan. Kalau ini dilakukan oleh pemegang kartu, terbelit sudah dia dengan hutang.
Makanya banyak yang bilang kartu kredit ini, ibaratnya seperti kartu setan. Bila pada saat jatuh tempo belum atau tidak dibayar. Jangan tanya telpon dari bank akan berdering terus. Hingga membuat pemiliknya kesetanan untuk cari uang membayarnya.

Tetapi kalau extra hati-hati pemakaiannya, kartu ini bisa menjadi kartu ajaib dan penyelamat bisnis anda. Kenapa bisa..?? Iya, disaat anda mendesak membutuhkan uang cash untuk mencukupi kebutuhan modal usaha. Hari itu juga kartu bisa digesek (dicairkan uangnya). Lancarlah bisnis anda, dengan keuntungan yang lumayan. ASyik juga ya.....itu buat yang asik. yang pusing ya...pusinglah...he.he..Begitulah brother......


Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar