Jumat, 03 Juni 2011

Pengalaman Pertama Punya CC

Sekitar tahun 2005, adalah awal pertama kali saya punya cc. Rasanya seneng banget dech, kayaknya punya duit banyak, padahal sebenarnya bukan uang sendiri ..:). Pengen rasanya mau ngehabisin buat shopping, ala para orang-orang punya duit dan para selebriti. :)). Sekalipun kartunya cuma classic, limitnya 3 juta. 

Dua tahun sebelumnya, ketika saya belum punya cc. Pernah beberapa kali membaca brosur di bank BNI dan menanyakan fungsi dan manfaat dari cc. Tetapi karena masih kurang pengetahuan dan penghasilan belum mencukupi niat saya hanya terpendam sampai disitu. 

Sampai suatu ketika akhirnya saya  harus membuka rekening salah satu bank. Untuk urusan bisnis multi level marketing. Saat itu dana ditangan ada 3 juta rupiah. Saya putuskan untuk membuka rekening tabungan di BCA. Saya datang ke custumer servis, dan disambut ramah oleh cs-nya yang rata-rata wanita. Saya pun ditawarkan berbagai produk tabungan dan deposito. Tetapi saya hanya ingin membuka rekening tabungan saja. Kemudian cs memberikan formulir pendaftaran untuk diisi. Step by step saya perhatikan formulir pengisian untuk membuka rekening tabungan dan saya isi semua dengan lengkap. 

Setelah selesai dan saya menyerahkan formulir, cs menanyakan kepada saya. Berapa bapak mau setor untuk pertama kali ? Saya jawab, saat ini saya pegang uang 3 juta mbak untuk disimpan di tabungan. Kemudian cs menawarkan kepada saya, apakah bapak sudah memiliki cc ? belum mbak, jawab saya. Apakah bapak tidak berminat untuk memiliki cc. Wah biasanya sulit mbak, saya malas urusan beginian repot. Tak kurang akal, cs pun mengatakan, pak saat ini bca sedang promo, kalau bapak apply saat ini saya yakin langsung disetujui. Masak iya sih...dalam hati saya.

Karena saya penasaran dan ingin punya juga, akhirnya saya meng-iyakan penawaran cs. Oke dech, kalau gitu, tapi bener langsung di approve ya mbak. Sembari saya disodori formulir pengajuan aplikasi cc. Tanpa pikir panjang langsung diisi semua kolom-kolom yang tersedia. Tidak beda jauh dengan pengisian formulir buka rekening. Setelah selesai, cs menawarkan kepada saya. Bapak membawa foto ? Wah maaf mbak, saya saat ini saya tidak membawa, untuk apa  yaa ? Untuk ditempel di cc bapak nantinya. Pikir saya, apa benar sih masak langsung bisa di approve ? Oke dech mbak, nanti sore fotonya saya susulkan. Cs puny meng-iyakan jawaban saya. Baru kemudian sore harinya saya kirim foto ke cs yang tadi memberikan penawaran cc kepada saya.

Setelah 3 minggu, pada saat saya baru tiba siang hari dikantor. Cs dikantor saya memberitahukan bahwa tadi ada telepon dari bank bca, saya diminta untuk datang. Dalam batin saya, wah ada apa yaa..apa cc saya memang benar-benar di approve. 

Karena saking penasaran, jam 2 langsung ijin untuk pulang. Langsung meluncur ke bca, dan langsung menemui cs yang dulu pernah saya ajukan cc. Ke lantai 2 ya pak, bagian cc, kata cs nya. Tanpa pikir panjang saya langsung naik ke lantai 2. Dan pihak bank menanyakan ktp saya, dan wow...surprise banget..cc saya jadi. Dua lagi, 1 bca card dan yang satunya lagi bca visa. 

Koq gampang yaa ternyata. Dan berita surprise ini pun saya beritahukan kepada sahabat saya dikantor. Lalu saya ceritakan mulai dari awal, hingga dapat ccnya. Sahabat saya-pun terarik juga untuk apply, walhasil 1 bulan kemudian dia juga sudah dapat cc juga.

Nah, kalau teman-teman ingin apply ke bca. Begitulah caranya..mudah bukan ?? Tapi ada satu syarat, anda belum pernah blacklist sebelumnya. Artinya bila ada punya hutang ke bank manapun -bpr.koperasi sekalipun- pembayarannya harus dalam keadaaan lancar.


Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar